Tidak Paham

Analisa: Apakah PHP Akan Ditinggalkan Pengguna di 2026?

Super Admin

April 24, 2026 Estimating...
Analisa: Apakah PHP Akan Ditinggalkan Pengguna di 2026?
Ilustrasi php

Kondisi Sekarang

Kecil kemungkinan PHP akan ditinggalkan dalam waktu dekat. Yang lebih akurat, PHP sedang kehilangan daya tarik sebagai bahasa yang paling “hype” untuk proyek baru, tetapi tetap sangat kuat sebagai tulang punggung web. Data penggunaan web, survei developer, dan ritme rilis resmi PHP menunjukkan ekosistemnya masih aktif, bukan menuju penutupan.

Kenapa PHP belum akan ditinggalkan

Pertama, dari sisi pemakaian di website, PHP masih sangat dominan. W3Techs menunjukkan porsi PHP pada server-side languages turun perlahan dari 74,5% (1 Apr 2025) menjadi 71,4% (24 Apr 2026). Penurunan ini memang ada, tetapi tidak menunjukkan keruntuhan; lebih tepat disebut koreksi bertahap pada bahasa yang sudah sangat matang.

Kedua, di survei Stack Overflow 2025, PHP masih dipakai oleh 18,9% seluruh responden dan 19,1% professional developers. Pada 2024 angkanya adalah 18,2% dan 18,7%. Artinya, penggunaan PHP tidak hilang; pergerakannya relatif stabil.

Ketiga, PHP masih aktif dikembangkan. PHP 8.4 diumumkan sebagai major update dengan fitur baru, performance improvements, dan cleanup. Siklus dukungan resminya juga jelas: tiap branch mendapat 2 tahun active support lalu 2 tahun security fixes, sebelum end of life. Ini ciri ekosistem yang hidup.

Keempat, ketergantungan ekosistem besar masih kuat. WordPress menyatakan WordPress ditulis terutama dalam PHP dan rekomendasi host-nya kini PHP 8.3 atau lebih tinggi. WooCommerce juga merekomendasikan PHP 8.3+. Ini penting karena WordPress dan WooCommerce menopang banyak situs bisnis kecil hingga menengah.

Kenapa sebagian orang merasa PHP akan ditinggalkan

Ada pergeseran persepsi. Dalam survei developer, PHP bukan lagi bahasa paling menarik bagi banyak developer baru, sementara Python, JavaScript/TypeScript, Go, dan Rust punya daya tarik yang lebih besar di area tertentu. Ini bukan berarti PHP mati; lebih tepat disebut mindshare PHP kalah di proyek baru yang tidak berbasis CMS.

Ada juga masalah legacy perception. Banyak orang mengenal PHP dari era lama, saat kode yang berantakan, versi usang, dan framework yang kurang rapi masih sangat umum. Padahal ekosistem sekarang jauh berbeda. JetBrains mencatat 86% PHP developers sudah memakai PHP 8 pada 2024, walaupun adopsi ini masih lebih lambat dibanding transisi PHP 7 pada 2020. Itu menunjukkan modernisasi berjalan, tetapi tidak secepat bahasa lain yang sedang naik daun.

Penilaian praktis

Kalau konteksnya “apakah PHP akan lenyap?”, jawabannya: tidak.

Kalau konteksnya “apakah PHP akan makin jarang dipilih untuk proyek baru yang sangat modern?”, jawabannya: ya, sebagian segmen kemungkinan begitu.

Jadi, analisa yang paling masuk akal adalah:

  • PHP tidak ditinggalkan massal
  • PHP tetap relevan untuk web production, terutama WordPress/WooCommerce dan sistem lama
  • PHP makin sering jadi pilihan untuk maintenance, integrasi, dan ekosistem CMS, bukan bahasa paling populer untuk eksperimen baru

Kesimpulan

PHP belum selesai. Bahasa ini mungkin bukan lagi pusat perhatian utama di kalangan developer yang mengejar tren terbaru, tetapi dari sisi penggunaan nyata di web, PHP masih sangat kuat. Selama WordPress, WooCommerce, dan banyak sistem produksi tetap bergantung padanya, PHP masih akan punya tempat penting di 2026 dan seterusnya.


Sumber

  1. W3Techs — Historical trends in the usage statistics of server-side programming languages for websites
  2. Stack Overflow — 2025 Developer Survey
  3. PHP — PHP 8.4 Release Announcement
  4. WordPress Developer Resources — PHP Optimization
  5. JetBrains — The State of PHP 2024

Share

Related Articles

Latest Articles